Senarai Penerbit
Categories
Maklumat Akaun

Dapatkan Sekarang

Seni Interaksi Rasulullah, Bagaimana Nabi Menjalin Hubungan Dengan Keluarga dan Masyarakat

Seni Interaksi Rasulullah, Bagaimana Nabi Menjalin Hubungan Dengan Keluarga dan Masyarakat
Seni Interaksi Rasulullah, Bagaimana Nabi Menjalin Hubungan Dengan Keluarga dan Masyarakat Seni Interaksi Rasulullah, Bagaimana Nabi Menjalin Hubungan Dengan Keluarga dan Masyarakat
Terbitan: Aqwam
Product Code: Aqwam
Ukuran Buku: (Tinggi x Lebar x Tebal)(cm) 24.5 x 17.8 x 3.1

ISBN: 9789790395916
Availability: In Stock
Price: RM64.00
Qty:     - OR -   Add to Wish List
Add to Compare

Judul: Seni Interaksi Rasulullah, Bagaimana Nabi Menjalin Hubungan Dengan Keluarga dan Masyarakat | Judul Asal (‘Arab): Kaifa ‘Amalahum | Penulis/Penyusun: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Munajjid | Tahqiq/Ta’liq: Penulis | Syarah: Penulis | Penterjemah: Abdul Rohim Mukti | Penerbit: Al-Qowam | Berat: 1.04kg | Muka Surat: 588m/s. (Hard cover) | Ukuran buku: 24.5cm (tinggi) x 17.8cm (lebar) x 3.1cm (tebal) | ISBN: 978-979-039-591-6 |


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Benar-benar telah datang kepada kalian seorang Rasul dari diri-diri kalian. Sangat bersedih terhadap apa yang memberatkan kalian dan bersemangat (untuk memberikan hidayah) kepada kalian dan lemah lembut serta penyayang terhadap orang-orang yang beriman.” (Surah At-Taubah, 9: 128)

Mengikuti dan meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam setiap keadaan adalah bukti cinta dan keimanan yang teguh terhadap beliau. Siapa yang menjadikannya sebagai suri teladan bermakna dia telah menempuh jalan yang akan menyampaikan kepada kemuliaan yang ada di sisi Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Benar-benar pada diri Rasulullah itu uswah hasanah bagi siapa yang berharap (pahala) kepada Allah dan (iman) pada hari Akhir, dan dia dalam keadaan banyak mengingat Allah.” (Surah Al-Ahdzab, 33: 21)

Kata Asy-Syaikh Musthfa Al-‘Adawi, “Pada diri Rasulullah itu telah terhimpun sifat-sifat yang terpuji seperti malu, dermawan, pemberani, berwibawa, keperibadian yang baik dan disukai, lemah-lembut, memuliakan anak yatim, baik batinnya, jujur dalam ucapan, menjaga diri dari perkara yang mendatangkan maksiat, suci, bersih, suci dirinya dan terpapar padanya segala sifat-sifat yang baik.” (Fiqh Al-Akhlaq, 1/7)

Buku ini mengajak kita untuk mengetahui aspek-aspek keteladanan pada diri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Penulisnya, yakni Asy-Syaikh Al-Munajjid menjelaskan dengan terperinci dan berdasarkan contoh-contoh nyata bagaimana beliau berinteraksi dengan pelbagai kalangan manusia, seperti (antaranya):

1, para isteri, keluarga, saudara, dan orang-orang di sekitarnya seperti jiran tetangga;

2, pelbagai kelompok Sosial, baik kalangan miskin mahupun yang kaya;

3, kalangan yang memerlukan pendekatan dakwah khusus, seperti para muallaf dan munafiqin,

4, dengan para tamu dan delegasi,

5, dengan para sahabat, oraang-orang tua, orang pedalaman (badwi), dan tokoh masyarakat, 

6, dengan orang-orang yang sedang ditimpa musibah,

7, dengan orang-orang yang sedang bertikai, dan pelaku maksiat,

8, wanita, anak-anak kecil, sampailah sikap kepada haiwan dan tumbuh-tumbuhan.

Semuanya ditunjukkan dengan kasih-sayang dan keteladanan Rasulullah, dan yang paling tampak pada diri beliau adalah sifat penyayang. Namun, sudahkah sifat ini melekat pada diri kita? Sudahkah difahami?

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Tidaklah sifat kelemah-lembutan itu ada pada sesuatu melainkan akan menjadikannya indah dan tidaklah tercabut dari sesuatu melainkan akan menjadikannya buruk.” (Hadis Riwayat Muslim dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha)

Setelah membaca buku ini, semoga kita dapat menghias diri kita dengan perhiasan kasih-sayang tatkala berinteraksi dalam kehidupan ini, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam.

Semoga bermanfaat.

Write a review

Your Name:


Your Review: Note: HTML is not translated!

Rating: Bad           Good

Enter the code in the box below:



© 2014 ATSAR Enterprise | Galeri Ilmu Ahli Sunnah. All Rights Reserved.

Website tuned by fidodesign.net