Senarai Penerbit
Categories
Maklumat Akaun

Dapatkan Sekarang

Manajemen Waktu Para Ulama

Manajemen Waktu Para Ulama
Terbitan: Zam-zam Mata Air Ilmu
Product Code: Zam-zam Mata Air Ilmu (12(2))
Ukuran Buku: (Tinggi x Lebar x Tebal)(cm) 20.6 x 14.1 x 1.1

ISBN:
Availability: Out Of Stock
Price: RM16.00
Qty:     - OR -   Add to Wish List
Add to Compare

Judul: Manajemen Waktu Para Ulama | Judul Asal (‘Arab): Qimatuz Zaman ‘indal ‘Ulama | Penulis: ‘Abdul Fattah | Ta’liq/Takhrij/Tahqiq: - | Penerbit: Zam-zam Mata Air Ilmu | Penterjemah: Abu Basyir | Berat: 234gram | Muka Surat: 212m/s. (Soft cover)


Allah Ta’ala berfirman:

يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَنْ يُعَمَّرَ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

“Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya dari siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka usahakan.” (Surah Al-Baqarah, 2: 96)

Dari hadis ‘Abdurrahman bin Abi Bakrah, daripada ayahnya (yakni Abu Bakrah) bahawa ada seorang lelaki yang bertanya kepada Rasulullah:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ، قَالَ: «مَنْ طَالَ عُمُرُهُ، وَحَسُنَ عَمَلُهُ»، قَالَ: فَأَيُّ النَّاسِ شَرٌّ؟ قَالَ: «مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ»

“Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan baik amalnya.”

Beliau ditanya lagi, “Kemudian, siapakah pula manusia yang buruk/jelek?” Beliau menjawab, “Siapa yang panjang umurnya tetapi buruk amalnya.” (Sunan At-Tirmidzi, no. 2330. Dinilai sahih oleh At-Tirmidzi)

Dari hadis Abi Barzah Al-Aslami, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ القِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلاَهُ

“Tidak akan berganjak kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga dia ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia perolehi dan ke mana dia belanjakan, dan tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan.” (Sunan At-Tirmidzi, no. 2417)

Demikian betapa pentingnya menghargai nikmat waktu dan umur yang diberikan Allah kepada para hambanya. Para ulama adalah termasuk orang-orang yang paling menghargai waktu-waktu mereka. Kesibukkan mereka adalah pada ilmu dan kebaikan.

Walaupun waktu adalah nikmat Allah yang begitu agung bagi umat manusia, namun ramai sekali yang terperdaya dengannya, sehingga menganggap waktu seperti angin lalu, tak memiliki makna apa-apa dalam kelangsungan hidup mereka.

Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالفَرَاغُ

“Dua nikmat yang padanya ramai manusia tertipu: Nikmat sihat, dan nikmat masa lapang.” (Shahih Al-Bukhari, no. 6412)

Makanya hanya orang yang “hidup hatinya” saja yang benar-benar mengenal erti sebuah waktu.

Berbeza halnya dengan para ulama yang benar-benar mengenal betapa bernilainya waktu. Mereka benar-benar potret manusia luar biasa dalam menguruskan waktu dalam hidupnya, sehingga setiap detik waktu yang mereka miliki akan berbuah dengan manfaat. Setiap relung-relung hidup mereka sentiasa memancarkan sejuta kebaikan. Dalam benak mereka, seluruh bentuk kebaikan berpangkal dari waktu. Sesiapa yang menyia-nyiakannya, maka dia tak akan pernah menuai kebaikan.

Dalam buku ini, penulis (‘Abdul Fattah) mencuba mengetengahkan nukilan-nukilan kisah-kisah dan jejak-jejak kehidupan para ulama, terutama dari sisi pengurusan waktu mereka yang begitu mengagumkan. Mereka benar-benar memaksimakan waktu mereka untuk ilmu. Saat makan, berjalan dan mandi pun mereka masih sempat mendalami pelbagai ilmu. Bahkan, saat ajal menjemput, ada di antara mereka yang masih membahas pelbagai permasalahan agama.

Semoga dengan kehadiran buku ini akan mampu menyedarkan dan memotivasikan kita semua tentang pentingnya pengurusan dan menghargai waktu yang kita miliki. Semoga kita mampu meneladani pengurusan waktu para ulama.

Bacalah buku ini, dan anda akan mengatakan, “Sungguh mengagumkan penurusan waktu para ulama.”

Semak Cara Membuat Belian dan Pesanan

Write a review

Your Name:


Your Review: Note: HTML is not translated!

Rating: Bad           Good

Enter the code in the box below:



© 2014 ATSAR Enterprise | Galeri Ilmu Ahli Sunnah. All Rights Reserved.

Website tuned by fidodesign.net